Blog

  • Sentuh Seluruh Lapisan Masyarakat, Inilah Sembilan Program Unggulan Hartopo-Wahib

    Sentuh Seluruh Lapisan Masyarakat, Inilah Sembilan Program Unggulan Hartopo-Wahib

    HAROPOWAHIB.COM – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus, Hartopo-Wahib, telah meluncurkan sembilan program unggulan sebagai bagian dari visi mereka untuk Pilkada 2024. Dengan mengusung visi “Kudus Berkeadaban, Maju, Berkah, dan Berkelanjutan, Menuju Indonesia Emas 2045,” pasangan ini bertekad membawa perubahan signifikan di Kabupaten Kudus.

    Program-program unggulan tersebut dirancang untuk memberikan solusi konkret bagi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Kudus, mulai dari sektor pendidikan, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga dukungan sosial dan keagamaan. Berikut adalah sembilan program unggulan yang ditawarkan oleh Hartopo-Wahib.

    1. Tunjangan Guru Swasta & Tenaga Kependidikan Rp1.000.000 per Bulan.

    Program pertama yang diusung adalah pemberian tunjangan sebesar Rp1.000.000 per bulan bagi guru swasta dan tenaga kependidikan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TPQ, MADIN, RA, TK, MI, SD, MTs, SMP, hingga MA. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pendidik yang telah berjasa dalam mencerdaskan generasi muda Kudus.

    1. Tunjangan Kesehatan & Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua & Kematian.

    Hartopo-Wahib juga menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi guru swasta dan tenaga kependidikan dengan menyediakan tunjangan kesehatan, tunjangan kecelakaan kerja, serta jaminan hari tua dan kematian. Program ini bertujuan memberikan rasa aman dan perlindungan yang layak bagi para pendidik di Kudus.

    1. Tunjangan Kesejahteraan bagi BPD & Perangkat Desa, serta Tunjangan RT/RW Rp16.000.000 per Tahun.

    Pasangan ini juga memberikan perhatian khusus pada perangkat desa dan RT/RW dengan mengalokasikan tunjangan kesejahteraan sebesar Rp16.000.000 per tahun. Langkah ini diharapkan dapat mendorong kinerja perangkat desa dan RT/RW dalam melayani masyarakat.

    1. Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Buruh Rokok.

    Mengakui peran penting sektor industri rokok di Kudus, Hartopo-Wahib berjanji akan memberikan BLT khusus bagi buruh rokok. Program ini dirancang untuk memberikan bantuan finansial langsung kepada pekerja sektor ini, yang merupakan salah satu tulang punggung perekonomian lokal.

    1. Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD/MI & SMP/MTs.

    Untuk meringankan beban orang tua, Hartopo-Wahib akan menyediakan seragam gratis bagi siswa baru di tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan akses pendidikan dan mengurangi kesenjangan ekonomi di kalangan siswa.

    1. Bantuan Mobil Ambulans Berbasis Masjid/Rumah Ibadah & Pemerintah Desa.

    Program lainnya yang tak kalah penting adalah penyediaan bantuan mobil ambulans yang berbasis di masjid, rumah ibadah, dan pemerintah desa. Dengan adanya ambulans ini, akses layanan kesehatan di tingkat desa akan semakin cepat dan merata.

    1. Tunjangan Kesejahteraan untuk Marbot, Imam, & Takmir Masjid.

    Pengelola tempat ibadah, seperti marbot, imam, dan takmir masjid, juga menjadi perhatian dalam program Hartopo-Wahib. Mereka berkomitmen memberikan tunjangan kesejahteraan khusus untuk mendukung peran mereka dalam menjaga dan mengelola tempat ibadah.

    1. Bantuan Fasilitas & Pembinaan Majelis Taklim & Jamiyyah Tahlil.

    Dalam rangka memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di masyarakat, pasangan ini juga mengusulkan bantuan fasilitas dan pembinaan untuk Majelis Taklim serta Jamiyyah Tahlil. Program ini bertujuan mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kudus.

    1. Santunan Kematian Rp1.500.000.

    Sebagai bentuk dukungan bagi keluarga yang sedang berduka, Hartopo-Wahib berjanji akan memberikan santunan kematian sebesar Rp1.500.000. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang kehilangan anggota tercinta.

    Dengan slogan “Wis Wayahe! Wong Santun Tampil,” Hartopo-Wahib optimis bahwa program-program unggulan mereka akan mendapat dukungan luas dari masyarakat Kudus. Mereka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu dan berkontribusi dalam mewujudkan Kudus yang berkeadaban, maju, berkah, dan berkelanjutan.

  • Banjir Dukungan, Hartopo-Wahib Kompak Bagi Tugas Mengakomodir Semua Relawan

    Banjir Dukungan, Hartopo-Wahib Kompak Bagi Tugas Mengakomodir Semua Relawan

    HARTOPOWAHIB.COM – Hartopo bersama Mawahib Afkar secara resmi sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (29/8/2024). Paslon ini diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) minus PAN.

    Meski minus PAN, Hartopo-Mawahib dapat dukungan dari semua partai politik non-parlemen, seperti PSI, PBB, Gelora, dan Perindo. Bahkan, partai-partai tersebut juga ikut mengantarkan Hartopo-Mawahib mendaftar ke KPU.

    Kesibukan Hartopo bertambah ketika maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Bahkan, bakal calon bupati yang berpasangan dengan Masahib Afkar tersebut mengaku hanya bisa pulang untuk mandi dan ganti baju saja.

    Hartopo mengatakan, kesibukannya tersebut terjadi ketika sudah mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra untuk maju Pilkada 2024. Aktivitasnya makin bertambah ketika berpasangan dengan Mawahib dan dapat rekomendasi tambahan dari Partai Golkar.

    “Sejak dapat rekomendasi kita memang makin sibuk. Tiap hari ada ada relawan yang meminta datang untuk deklarasi,” kata Hartopo usai acara deklarasi Relawan Kuda Putih, beberapa waktu lalu.

    Apalagi setelah pendaftaran Cabup dan Cawabup Kudus di KPU, kata Hartopo, kesibukannya makin berlipat. Dalam sehari, ia bisa mendatangi beberapa deklarasi para relawan. Tak heran, apabila akhir-akhir ini lebih banyak bersama para relawan daripada di rumah.

    “Saking banyaknya permintaan deklarasi, saya itu pulang ke rumah hanya bisa untuk mandi dan ganti pakaian. Setelah itu, pergi lagi mendatangi deklarasi,” bebernya.

    Oleh karena itu, kata dia, harus bisa berbagi tugas dengan calon wakil bupatinya yakni Mawahib Afkar. Hal itu, agar bisa mengakomodir semua permintaan deklarasi.

    “Belum lagi rapat dengan koalisi partai pengusung. Meski sibuk, kita tetap semangat demi Kudus lebih maju,” tandasnya.

  • Optimalkan Gerakan Door to Door, PIRA Kudus Bertekad Menangkan Hartopo-Wahib di Pilkada 2024

    Optimalkan Gerakan Door to Door, PIRA Kudus Bertekad Menangkan Hartopo-Wahib di Pilkada 2024

    HARTOPOWAHIB.COM – Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Kudus semakin memantapkan dukungannya terhadap Partai Gerindra dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Organisasi sayap partai ini siap dan solid untuk mengamankan kemenangan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus, Hartopo-Mawahib.

    Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PIRA Kudus, Eni Kusrini, mengungkapkan bahwa kepengurusan PIRA di Kudus terdiri dari sekitar 50 anggota yang tersebar di setiap kecamatan. PIRA bertekad menggalang suara perempuan untuk memastikan kemenangan pasangan Hartopo-Mawahib dalam Pilkada Kudus 2024.

    “Suara perempuan sangat penting. Jika kita berhasil menggaet dukungan seorang ibu rumah tangga, kita berpeluang mendapatkan dukungan tambahan dari seluruh keluarga,” ujar Eni, Senin (2/9/2024).

    PIRA Kudus telah aktif bergerak untuk menggalang dukungan bagi pasangan Hartopo-Mawahib, dengan para anggotanya yang sudah mulai berbaur dengan berbagai organisasi perempuan di tingkat desa.

    “Beberapa organisasi perempuan di desa sudah kami masuki, termasuk PKK, Muslimat, dan Fatayat,” jelas Eni.

    PIRA juga berencana untuk melaksanakan gerakan rumah ke rumah (door-to-door) guna mencari dukungan langsung dari masyarakat untuk pasangan Hartopo-Mawahib. Menurut Eni, dukungan dari para perempuan akan menjadi kunci keberhasilan pasangan yang memiliki tagline “Kudus TOP Berkah” tersebut.

    “Fokus kami bukan hanya berbicara, tetapi bergerak secara solid untuk memenangkan Hartopo-Mawahib,” tegasnya.

    Dalam rangka meyakinkan para perempuan di Kudus untuk mendukung Hartopo-Mawahib, PIRA akan menyosialisasikan program-program yang diusung oleh pasangan ini, termasuk rencana peningkatan Honor Kesejahteraan Guru Honorer (HKGS) di Kudus.

    “Kami juga akan menangkal berbagai hoaks yang beredar, seperti isu pemotongan HKGS yang dituduhkan kepada Pak Hartopo. Padahal, hal itu tidak benar, dan kami siap memberikan penjelasan yang sebenarnya,” tambah Eni.